Pengantar Ilmu Hukum Indonesia

     Teman-teman sekalian, kita akan belajar mengenai pengantar ilmu hukum Indonesia pada semester satu di program studi hubungan internasional UNIDA Gontor. Berikut penjelasannya, selamat belajar!

A.   Definisi Hukum

   Pengantar hukum Indonesia terdiri dari 3 (tiga) kata, yaitu pengantar, hukum, dan Indonesia. “Pengantar” berarti mengantarkan ketempat tujuan tertentu, dalam bahasa asing juga diartikan inleiding (Belanda) dan introduction (Inggris) yang berarti memperkenalkan atas sesuatu hal tertentu. Pada istilah Pengantar Hukum Indonesia yang diperkenalkan secara garis besar adalah hukum Indonesia. Pengantar Hukum Indonesia berarti memperkenalkan Secara umum atau garis besar dasar-dasar hukum yang berlaku sekarang di Indonesia kepada siapa saja yang ingin mengetahui dan mempelajari hukum Indonesia. pengantar Hukum Indonesia merupakan mata kuliah dasar dan prasayarat untuk mempelajari cabang-cabang ilmu hukum yang lebih khusus dan lebih luas. Soediman Kartohadiprodjo mengatakan bahwa yang dimaksud dengan “Tata Hukum di Indonesia” ialah hukum yang sekarang berlaku di Indonesia, berlaku berarti yang memberi akibat hukum kepada peristiwa-peristiwa dalam pergaulan hidup. Selain itu, Achmad Sanusi menyatakan bahwa istilah “pengantar tata hukum Indonesia” merupakan pengantar ilmu hukum sebagai suatu sistem hukum positif di Indonesia. hukum positif merupakan suatu hukum yang berlaku dalam suatu negara pada suatu saat tertentu. Hukum merupakan sebuah tata tertib atau aturan yang mengikat dan dibuat oleh pemerintah atau konstitusi untuk seluruh masyarakat. Adapun unsur-unsur dan ciri-ciri dalam hukum sebagai berikut:

     Unsur-Unsur Hukum:

      1.    Peraturan mengenai hubungan sosial masyarakat

      2.    Peraturan itu dibuat oleh badan resmi berwajib 

      3.    Hukum bersifat memaksa

      4.    Bagi yang melanggar hukum akan dikenakan sanksi.

     Ciri-ciri hukum antara lain:

      1.    Adanya perintah dan larangan yang harus dipatuhi dan ditaati setiap orang

      2.    Adanya sanksi yang tegas

B.   Fungsi Hukum

      Pada umumnya yang dimaksud dengan fungsi adalah tugas, hukum berperan sedemikian rupa sehingga segala sesuatunya berjalan dengan tertib dan teratur, sebab hukum menentukan dengan tegas hak dan kewajiban mereka masing-masing. J.P. Glastra van Loon menyebutkan, fungsi hukum yaitu:

      1.    Menertibkan masyarakat dan pengaturan pergaulan hidup;

      2.    Menyelesaikan pertikaian;

            3.    Memelihara dan mempertahankan tata tertib dan aturan-aturan, jika perlu dengan kekerasan;

           4.    Mengubah tata tertib dan aturan-aturan dalam rangka penyesuaian dengan kebutuhan masyarakat;

           5.    Memenuhi tuntutan keadilan dan kepastian hukum dengan cara merealisasi fungsi di atas.

C.   Sumber Hukum

     Selain unsur-unsur hukum, terdapat pula Sumber-sumber hukum Indonesia, diantaranya:

     1.    Undang-undang/konstitusi

     Undang-undang/konstitusi merupakan suatu peraturan negara yang mempunyai kekuatan hukum yang mengikat, dibuat dan dipelihara oleh pemerintah yang berkuasa. Undang-undang dibagi menjadi dua. Yaitu undang-undang formal dan materil.

     2.    Adat atau kebiasaan; yaitu setiap adat atau kebiasaan masyarakat yang sering dilakukan menjadi sebuah hukum

     3.    Yurisprudensi atau keputusan hakim yang berisikan suatu peraturan keputusan hakim yang menjadi acuan sumber hukum

     4.    Treaty yaitu perjanjian atau kesepakatan yang dilakukan antara 2 pihak

    5.    Doktrin; yaitu pendapat fakar atau ahli hukum.

Daftar Pustaka

Amin, Rahman. 2019. Pengantar Hukum Indonesia. Yogyakarta: Depublish .

Andriyan, Dody Nur. 2012. Hukum Tata Negara dan sistem Politik. Yogyakarta: Depublish Publisher.

Bakri, Muhammad. 2013. Buku Pengantar Hukum Indonesia. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Dr. Rahman Syamsuddin, S.H., M.H. 2019. Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta: Prenamedia Grup.

Pudjosewojo, Kusumadi. 2008. Pedoman Pelajaran Tata Hukum Indonesia. Jakarta: Aksara.

Umar Said Sugiarto, M.S. 2013. Pengantar Hukum Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.