Model of United Nations; Latih Diri Berdiplomasi, Paksa Diri Berbahasa

Kamis, 11 Maret 2021 mahasiswa semester 4 Hubungan Internasional UNIDA Gontor melaksanakan Model of United Nations (MUN) di ruang Senat lt. 2 Gedung Terpadu. Simulasi sidang PBB ini dilaksanakan sebagai kegiatan praktek mata kuliah Diplomasi yang di ampu oleh Ustadzah Novi Rizka Amalia, M.A. Sebelum dilaksanakannya kegiatan ini, tanggal 25 Februari lebih dulu di adakan MUN 101 di ruang sidang Hubungan Internasional. Para delegasi pun diarahkan untuk mempersiapkan position papper negaranya masing-masing.

Elang Surya, Farhan Riswanda, dan Fitrah Alfiansyah (mahasiswa HI semester 6) memimpin jalannya sidang dengan bertindak sebagai chairman. Dalam pelaksanaannya, 39 mahasiswa HI semester 4 dibagi menjadi delegasi dari 19 negara. Tiap tim terdiri dari 2 mahasiswa, kecuali delegasi Jerman yang terdiri dari 3 mahasiswa. Topik kajian pada simulasi ini membahas “Penurunan Agriculture Yang Disebabkan Climate Change”.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00-13.25 ini ditutup dengan pemberian sertifikat dan cinderamata kepada 5 negara terpilih dengan kriteria; best country group (diraih Jerman dan Djibouti), best delegate (Gabon), The most outstanding delegate (Ireland), dan verbal commendation (Thailand).

Dalam penyampaian kesan Iqbal Faiq meyakini bahwa “dalam sidang, kekuatan negara tidak bisa dijadikan rujukan untuk mempengaruhi keputusan akhir. Sebab, keputusan final berasal dari kekuatan jumlah negara yang memilih”.

Sementara Abizar Alghifari menyampaikan kritik “sebagian delegate masih bingung memposisikan diri, tidak sesuai dengan keadaan negaranya. Ternyata ke-HI-an kita hanya sebatas di 322 (Kelas HI semester 4) saja” tutupnya berkelakar.

pen: Abdul Latief