Indo-Pasific 2022: Indonesia’s Careful Response to AUKUS

Siman- Sabtu(25/12/21) Program Studi Hubungan Internasional sukses mengadakan seminar diskusi yang bertajuk “Indo-Pasific 2021: Indonesia’s Careful Response to AUKUS”. Pada seminar kali, mahasiswa diajak untuk berdiskusi mengenai apa langkah yang seharusnya Indonesia sikapi dalam merespon aliansi pertahanan tiga negara (Australia, Inggris, dan Amerika), yang disinyalir juga merupakan upaya dalam mengimbangi perngaruh Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik.

Pembicara pada agenda kali ini merupakan seorang pakar mengenai studi keamanan hubungan internasional yang juga berpengalaman mengenyam pendidikan di Central China Normal University dan The Australian National University. Al-Ustadz Imam Zarkachi, M.A juga merupakan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 2009.

Indonesia sebagai negara yang mempunyai hubungan baik dengan negara-negara yang tergabung dalam AUKUS maupun Tiongkok, didorong untuk lebih berhati-hati dalam merespon dan mengambil langkah inisiatif dalam ketegangan yang timbul dari persaingan antara tiga negara dan Tiongkok. Tak hanya itu, peristiwa ini dapat dijadikan langkah awal bagi Indonesia untuk lebih meningkatkan kekuatan maritimnya.

Perfotoan Bersama Keluarga Besar Hubungan Internasional UNIDA Gontor

Tidak hanya memberikan materi, Ustadz Imam juga memberikan pengalaman-pengalaman beliau dalam mendapatkan beasiswa hingga ke luar negeri. Usaha tidak akan mengecewakan hasil. Upaya-upaya beliau mendapatkan beasiswa setelah gagal beberapa kali, menginspirasi kami para mahasiswa agar tidak mudah berputus asa dan menyerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *