HMP-HI: MEWUJUDKAN ORGANISATORIS YANG AKADEMIS DAN BERAKHLAK

Ghina Najibah dan Siti Rahayu Diningrum resmi menjadi ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Hubungan Internasional periode 2021-2022. Keduanya menggaungkan kabinet Aplomb dalam debat pemilihan. Aplomb, diadaptasi dari bahasa Yunani yang bermakna tenang, mampu dan tak tergoyahkan. Kabinet Aplomb berkeinginan menjadikan mahasiswi tetap tenang seperti air walaupun dilanda ombak, tak goyah seperti dandelion yang rapuh namun kuat. Kuat menentang angin, terbang tinggi menjelajahi angkasa, dan akhinya tumbuh menjadi kehidupan baru yang lebih indah. Visi dari kabinet Aplomb. Menjadikan Mahasiswa HI sebagai roda utama dalam menebar kebermanfaatan, serta menjadi wadah pergerakan dan pengabdian yang responsif, interaktif, dan inovatif.

Al-Ustadzah Afni Regita: HMP-HI yang Akademis dan Berakhlak.

            “Dalam sebuah organisasi di dalam kampus. Seseorang tidak hanya diharapkan menjadi organisatoris, melainkan seorang akademisi yang berakhlak”. tegas Al-Ustadzah Afni Regita. Ketika pembukaan debat pemilihan ketua HMP-HI baru. Kegiatan organisasi juga menjadi lumbung penghasil mahasiswa yang aktif, kreatif dan memiliki integritas dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Sistem pengajaran dan pendidikan juga di mobilisasi didalam kegiatan berorganisasi, sehingga organisasi menjadi suatu entitas yang sangat membutuhkan ruh. “Istiqomu An-niyah Ila Allah, kunci untuk mendapatkan ruh dalam berorganisasi”. pungkas Al-Ustadzah Ida Susilowati dalam sambutan pelantikan pengurus HMP-HI baru.

Al-Ustadzah Ida Susilowati: Keteguhan dalam Memimpin.

            Segenap harapan juga dilontarkan para dosen HI didalam kegiatan pelantikan pengurus baru. Melalui peningkatan kepernahan dengan aktif berkontribusi dalam perlombaan. Agar menjadi sistem penguatan anggota organisasi dalam meningkatkan kualitas bersaing dan ketangguhan dalam memimpin. Karena apresiasi yang menjadi salah satu faktor pendorong dari keaktifan. Hal itulah yang akan membangun akar percaya diri lalu malahirkan sifat optimis. Al-Ustadzah Ida Susilowati selaku wakil K.A prodi juga mengingatkan bahwasanya setiap individu dari kami adalah pemimpin. Pemimpin yang bukan hanya mampu mengendalikan kaumnya, tetapi pemimpin yang juga bijak dalam mengatur dirinya sendiri. Kesemangatan para pengurus HMP-HI baru pun tidak luntur, meskipun Dekan dan K.A Prodi belum dapat membersamai. Terlihat dari keseriusan dan keaktifan pengurus baru dalam mengikuti musyawarah kerja yang menjadi rangkaian akhir kegiatan pergantian HMP-HI.

Leave a Reply

Your email address will not be published.