Delegasi HI UNIDA Gontor untuk USA Higher Education Fair 2020

Selasa (11/2/2020) HI UNIDA Gontor mengirimkan delegasinya sebanyak 23 orang yang terdiri dari 12 mahasiswi semester 8, 5 mahasiswi semester 4, dan 6 mahasiswi semester 2 untuk mengikuti acara USA Higher Education Fair 2020 di Surabaya. Acara ini diselanggarakan oleh Konsulat Jendral USA yang berada di Surabaya dengan tujuan memberikan informasi sebanyak-banyaknya mengenai mengenai sistem pembelajaran di USA. Melalui program ini, Konsulat Jendral USA di Indonesia bermaksud untuk memberikan informasi kepada para pelajar Indonesia yang akan melanjutkan studinya mengenai langkah-langkah dan tips yang dapat dilakukan jika ingin melanjutkan pendidikan di Negeri Paman Sam ini.

Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 700 pelajar dan dimulai dari pukul 14:00 hingga 18:00 yang bertempat di hotel JW Mariot. Di dalam acara ini terdapat booth-booth beberapa Universitas USA dimana kita bisa menanyakan berbagai hal mengenai bagaimana cara untuk dapat belajar dan tinggal di Negeri Paman Sam tersebut. Terdapat juga banyak sekali booth yang menyediakan informasi mengenai beasiswa kuliah di USA dan dijelaskan secara langsung oleh alumni universitas tersebut. Selain itu disana kita juga dapat menemukan booth mengenai informasi beasiswa yang dapat kita ambil untuk melancarkan belajar kita di USA seperti Fulbright scholarship.

Informasi Untuk belajar di USA

Setelah puas mencari informasi seputar universitas yang akan kita tuju nantinya, tiba saatnya para pelajar dan pengunjung lainya memasuki sesi kedua dari acara edufair ini, yaitu seminar mengenai hal-hal apa sajakah yang harus kita persiapkan sebelum belajar di USA. Dalam sesi ini para pengunjung berkumpul di meeting room untuk mendengarkan presentasi dari bagian konseler. Adapun hal-hal yang harus kita persiapkan antara lain Visa pelajar yang digunakan untuk mengajukan permohonan masuk ke Amerika dengan maksimal waktu pengajuan 120 hari sebelum keberangkatan. Untuk mengajuakan visa ini ada beberapa hal-hal yang harus kita persiapkan, seperti foto, DS-160, DS-2019, dan bukti pembayaran visa.

 

Selain mebahas mengenai Visa yang harus kita ambil, para konsuler juga menjelaskan mengenai cara pembuatan CV / Resume yang baik untuk Universitas yang ada di Amerika. Tujuan dari pembuatan CV/ Resume ini menggambarkan kemampuan yang kita miliki untuk menjamin kita dapat bertahan di USA. Isi dari CV/Resume yang biasanya diminta Universitas yang ada di USA meliputi: education experience, professional experience, dan other experience seperti pengalaman dalam berorganisasi ketika beradi di Universitas ataupun sekolah sebelumnya dan juga jangan lupa untuk menuliskan Skill, Activities and Interest pada point terakhir.

Tak hanya itu para pengunjung juga beritahu mengenai informasi beasiswa yang dapat diambil ketika ingin belajar di USA. Pada sesi ini pembicara merupakan salah seorang penerima beasiswa Fulbright yang berhasil menuntaskan studinya di USA, beliau menjelaskan langkah-langkah apa saja yang harus dipersiapkan ketika kita ingin mendapatkan beasiswa Fulbright ini seperti persiapan informasi yang lengkap mengenai pemberi beasiswa, penulisan resume yang spesifik dan sesuai dengan pemberi beasiswa, mencari latarbelakang universitas yang kita tuju hingga persiapan wawancara.

Adanya Pertukaran Akademik antara Amerika dan Indonesia ini juga sangat penting untuk memperkuat kemitraan antara dua Negara tersebut. Dengan meningkatkan pertukaran dua arah ini, tidak hanya dapat membangun koneksi jangka panjang, tetapi juga mempersiapkan pelajar untuk bisa ambil bagian menjadi pemimpin global abad ke-21. Selain itu acara ini juga dapat memberikan informasi dan peluang yang besar bagi pelajar Indonesia yang akan melanjutkan studi di USA. (Darmelia Puspita)

 

 

Belajar Bersama di Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Bandung, Rabu (5/2/2020), mahasiswi Hubungan Internasional telah mengadakan kunjungan untuk menambah wawasan mengenai pengambilan kebijakan pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi dengan populasi penduduk yang cukup banyak, dilihat dari angka pertumbuhan penduduk masyarakat Jawa Barat. Dari 27 kabupaten, 19 kota dan 6000 desa, Jawa Barat memiliki setidaknya lebih dari 49 juta penduduk.

Jawa Barat memberikan sumbangsih yang cukup besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) bagi perekonomian Indonesia dan menjadi rangking 1 dalam investasi, baik dalam maupun luar negeri. Terwujudnya Jawa Barat juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi merupakan visi yang sangat dibanggakan. Dengan visi yang sangat inovatif dan semangat juang dapat membawa Jawa Barat menjadi provinsi yang paling aktif di antara provinsi lainnya.

Kuliah Umum

Kuliah umum ini diadakan di Malabar Hall, Gedung Sate dan membahas berbagai hal mulai dari proses perencanaan kebijakan hingga evaluasi setelah kebijakan diimplementasikan. Pertemuan dibuka oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Kerjasama, Dr. H. Dani Ramdan, kemudian dilanjutkan oleh Taufik Al-Muzzaki. Beliau membawakan materi dengan pembahasannya mengenai kerjasama luar negeri Pemerintah Provinsi Jawa Barat, atau yang kita kenal dengan sister province.

Teringat dengan kata sister city, sister province memiliki persamaan dengan sister city tetapi dalam jangkauan yang lebih luas dibanding sister city. Jikalau manfaat sister city hanya dimiliki di kota tersendiri, sister province membawa manfaat bagi kota-kota yang berada didalam provinsi tersebut. Provinsi Jawa Barat hingga saat ini telah melakukan sister province dengan 9 provinsi di luar negeri dan 9 lembaga luar negeri. Dalam konteks ini, sister province dimaksudkan dalam kerjasama luar negeri dan bukan untuk menjalin hubungan luar negeri karena sejatinya hubungan luar negeri merupakan wewenang absolut pemerintah pusat.

Kerjasama yang Telah Terjalin

Jawa Barat berhasil mengadakan sister province dengan South Australia dalam mengembangkan sapi perah. Selain south Australia, Jawa Barat juga menjalin sister provincenya dengan Shizouka di Jepang, Heilongjiang, Sichuan, Chongqing, dan Guangxi di Tiongkok, Khartoum di Sudan, Walonia di Belgia, dan Souss Massa di Maroko. Adapun dengan lembaga luar negeri Jawa Barat telah menyepakati kerjasama dengan Peace Corps, DFAT, Wetland, OISCA, USAID, VECO, JICA, AMFA dan MCC.

Dalam sepak terjangnya, pemerintah mengalami berbagai kendala-kendala yang menghalangi lancarnya jalan kebijakan seperti kurangnya kualitas sumber daya manusia, kendala komunikasi, koordinasi dan konsultasi antar pihak, mutasi personel yang menangani kerjasama antar pihak, bidang kerjasama yang tak sesuai dengan potensi daerah, hingga kurangnya sinkronisasi pendanaan bagi implikasi.

Sejahtera melalui smart province

Pemerintah Jawa Barat akan menjadi Smart Province dan memberikan dampak positif bagi pemerintah sendiri dan bagi masyarakat Jawa Barat. Program smart province yang diharapkan adalah perkembangan dan kegunaan IT Digital dengan semaksimal mungkin bagi kesejahteraan masyarakat hingga pendidikan bagi masyarakat Jawa Barat. Karena dunia telah menempuh era teknologi 4.0 menuntut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk membuat inovasi yang sesuai dengan perkembangan zaman bagi kesejahteraan masyarakatnya.

Inovasi tersebut seperti Panic Button, yaitu sebuah aplikasi pelayanan masyarakat yang bisa dipakai dalam keadaan darurat yang langsung menghubungkan masyarakat ke common center. Aplikasi seperti ini sebenarnya telah digunakan di Negara-negara maju seperti Amerika dan Korea Selatan.

Gallery Planning

Selanjutnya adalah Gallery Planning, yaitu pameran rencana kerja satu masa jabatan pemerintah yang diperlihatkan kepada masyarakat dengan harapan masyarakat dapat berkontribusi dalam pembuat rencana kerja. Inovasi-inovasi lainnya seperti creative center, desa digital, pusat digital desa hingga super apps yang merupakan aplikasi bagi masyarakat Jawa Barat dimana aplikasi tersebut dirancang guna menyambungkan aspirasi masyarakat langsung kepada kepala desa, aparat maupun pemerintah provinsi.

Selain belajar mengenai analisis kebijakan luar negeri yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,  para mahasiswi diajarkan juga mengenai sejarah Kota Bandung. Para mahasiswi diajak mengunjungi museum Gedung Sate dan naik ke lantai paling atas untuk melihat Kota Bandung.

Kunjungan ini ditutup dengan penyerahan cindera mata dari masing-masing pihak, dan dilanjutkan perfotoan bersama. Harapannya, mahasiswi Hubungan Internasional dapat berkontribusi secara langsung dalam pembuatan kebijakan untuk kemaslahatan umat. (Hamdani/Dinah)

HMP HI UNIDA Puteri Raih 2 Penghargaan di UNIDA Award 2020

Mantingan, Jumat (27/12/2019), UNIDA Kampus Puteri mengadakan UNIDA AWARD 2020. Acara ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Mahasiswi. Pada kesempatan kali ini, UNIDA Award 2020 diselenggarakan di Meeting Hall UNIDA Puteri dan diikuti oleh seluruh mahasiswi reguler UNIDA Puteri Kampus Mantingan.

Acara Dimulai

Agenda yang berlangsung kali ini berkesempatan menghadirkan Dekan Kulliyatul Banat dan beberapa dosen lainnya. Acara ini dimulai pukul 20.00 dan dibuka langsung oleh Dekan Kulliyatul Banat, Al-Ustadz Nurhadi Ihsan, MIRKH. Dalam sambutannya beliau berharap mahasiswi reguler UNIDA Puteri terus aktif, produktif dan mengasah kemampuan yang dimiliki. Mahasiswi dituntut untuk aktif dalam segala kegiatan, baik nasional maupun internasional. Menjadi singa betina yang mampu bertahan dan berjuang dimanapun, baik dalam akademik maupun non-akademik.

Awards

Apresiasi yang pertama diberikan kepada HMP HI UNIDA Puteri sebagai kategori HMP Teraktif. HMP HI UNIDA Puteri memang terbilang sangat aktif sekali mengikuti kegiatan dan memenangkan perlombaan, baik yang didalam kampus maupun mengirimkan delegasinya keluar kampus. Penghargaan diberikan langsung oleh Kepala Direktorat Pengasuhan UNIDA Puteri, Al-Ustadz Suyanto, M.A

Apresiasi selanjutnya diberikan kepada Fiani Nurmalasari (HI 2017) sebagai mahasiswi teladan UNIDA Gontor kampus Puteri 2020. Pada kali ini, Bapak Dekan Kulliyatul Banat, Al-Ustadz Nurhadi Ihsan, MIRKH berkesempatan memberikan penghargaan ini secara langsung kepada Fiani Nurmalasari.

“Saya bukan yang terbaik untuk berdiri di depan, saya hanya mencoba menjadi yang terbaik, karena yang terbaik hanya Allah SWT. Tiada kata yang dapat saya ucapkan sebagai ungkapan rasa maaf dan terimakasih untuk semuanya. Mahasiswi harus tetap semangat, gunakan waktu dengan sebijak mungkin dan jangan sia-siakan masa muda hanya untuk kebahagiaan semata,” ungkap Fiani.

Harapan

Double awards yang disematkan ke HMP dan seorang mahasiswi HI UNIDA Gontor ini  mampu menjadi  kado manis di awal tahun 2020 sekaligus sebagai pengingat bagi kepengurusaan HMP berikutnya untuk mempertahankan prestasi bergengsi ini. Selain itu, penghargaan ini diharapkan mampu menjadi pengobar api semangat bagi mahasiswi lainnya untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan di dalam maupun luar UNIDA Gontor.

Tidak lupa, seluruh kegiatan dan sikap aktif para mahasiswi ini harus diniati untuk li i’lai kalimatillah.

Pen: Dinah Alifia Ainaya/HI 2018

Ed: Wildi A