Tips Juara 1 lomba Cerdas Cermat

Juara 1 Lomba Cerdas Cermat, Begini Tipsnya Menurut Tim Humaniora

Siman – Tiga Mahasiswa HI (Ammar/19, Ilham/19, Fitrah/18) mewakili Tim Humaniora, raih juara 1 dalam ajang kompetisi Cerdas Cermat festival Syariah pada 1 Februari lalu. Pengumuman hasil juara diumumkan ketika acara ICIEL, International Conference on Islamic Economics and Law. Salah satu peserta lomba, Ammar Aminuddin HI/4 menyatakan, menjadi juara satu merupakan pencapaian di luar kemampuan mereka, karena dua lawan final yang mereka hadapi dianggap ahli dalam bidangnya, yakni Fakultas Ekonomi Manajemen (Ekonomi Islam) dan Fakultas Syariah (Hukum).

Walaupun demikian, Tim humaniora meraih peringkat satu dengan cara yang unik. Partner lomba Ammar, Ilham Nazaruddin Noor HI/4, mengatakan kemampuan di luar belajar merupakan hal terpenting dalam lomba cerdas cermat. Kemampuan tersebut berupa hal-hal yang bersifat emosional, seperti meyakinkan argumen di hadapan juri, tidak tergesa-gesa melempar jawaban, dan sportif tentunya. “kami percaya diri, yakin dengan jawaban, kalau tidak percaya diri kita cari aman aja”, kata Ilham, kemarin.

Selain hal-hal prinsipal tersebut, terdapat tips dan trik dalam memenangkan lomba cerdas cermat. Berikut tips dan triknya menurut Tim Humaniora;

  1. Kemampuan nalar deduktif

Sering kali dalam pertanyaan cerdas cermat terdapat soal mengenai penjabaran makna suatu benda. Ketajaman nalar deduktif dalam hal ini sangat diperlukan, agar ketika mendefinisikan makna tidak mengandung unsur ecological fallacy.

  1. Update berita terbaru

Cerdas cermat pada tingkat mahasiswa bukan tentang makna baku, belajar A yang ditanyakan juga A, melainkan banyak soal di luar tema yang mana ditujukan untuk menguji wawasan. Salah satunya dengan isu kontemporer nasional dan internasional. Mahasiswa sebagai kaum aristokrat dituntut oleh khalayak untuk selalu mengetahui (update) tentang perubahan dinamika sosial, politik, ekonomi.

  1. Pengetahuan umum yang luas

Berwawasan luas menjadi supporting idea dalam menjawab pertanyaan secara cepat dan tegas. Satu pengetahuan umum tentunya terikat dengan pengetahuan yang lain, maka dengan berwawasan luas kinerja otak akan mengaitkan memori lama yang pernah dihafalkan. Wawasan luas ini berupa istilah-istilah umum seperti nama-nama daerah, tugas fungsi lembaga negara, institusi swasta maupun negeri, dsb. Istilah-istilah ini terdapat dalam buku RPUL (Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap).

  1. Bijak mengambil keputusan

Fakkir kobla an ta’dzima, begitu kata pepatah Arab klasik. “Berfikirlah sebelum bertindak”, wajib menjadi pedoman bagi siapa yang berlomba cerdas cermat. peserta wajib memastikan jawaban sebelum mengutarakannya. Musyawarahkan jawaban dengan tim, dan jangan sampai memutuskan sendiri. Jawab jika yakin, diam jika ragu, karena jika salah akan dapat pengurangan nilai.

  1. Cari aman

Trik ini perlu diingat ketika babak pertaruhan nilai. Babak pertaruhan nilai adalah penyampaian jawaban dengan nilai yang dipertaruhkan, jika benar maka skor bertambah sesuai dengan jumlah skor yang dipertaruhkan, jika salah maka sebaliknya. Tipsnya adalah jika ada sedikit keraguan maka pertaruhkan nilai 0 saja (cari aman), dan jika yakin sebenar-benarnya pertaruhkan nilai maksimal.

Sekian tips dan trik dari Tim Humaniora Fesyar 2021, semoga dapat menginspirasi para pembaca, terima kasih !  (Fitrah/HI/2018)

 

Baca Juga:

Mahasiswa HI UNIDA Raih Juara 1 Lomba Esai Festival Syariah

 

the International Conference on Islamic Economics and Law (ICIEL):Present for academics and researchers of Islamic law and economics around the world

El Clasico Tarbiyah Vs Ushuluddin berakhir Adu Penalti

 

 

4 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *