Kegiatan Khatmil Qur'an sebagain rentetan acara Janissary Program oleh Divisi Spiritual

Khatmil Qur’an dan Kajian Rohani: Nutrisi Hati dan Rohani untuk Mahasiswi HI

Salah satu aspek yang menjadi perhatian Janissary Program 2020 ialah peningkatan aspek kerohanian mahasiswa Hubungan Internasional. Divisi Spiritual hadir sebagai penggerak spiritual mahasiswa Hubungan Internasional. Para spiritual janissaries mencanangkan program khatmil Qur’an dan kajian rohani setiap 10 hari sekali. Program tersebut terlaksana pertama kali pada tanggal 20 September 2020 dan kedua pada tanggal 30 September 2020. Kegiatan khataman al-Qur’an diadakan setelah melakukan sholat maghrib berjamaah di Masjid UNIDA Putri.

Fiani Nurmalasari, mahasiswi Hubungan Internasional semester 7, selaku ketua Divisi Spiritual Janissary Program 2020 mengatakan bahwa program ini ditargetkan untuk seluruh mahasiswi HI di kampus UNIDA Putri. Sebelum melakukan khatmil Qur’an, mahasiswi Hubungan Internasional melakukan tadarrus bersama setelah sholat maghrib. Setiap orang dibagi 3 kelompok untuk menyelesaikan 3 juz dalam satu hari. Dalam 10 hari mahasiswi dapat menyelesaikan tilawah hingga selesai 30 juz.

Setelah melakukan do’a khatmil Qur’an yang dipimpin oleh Divisi Spiritual Janissary Program 2020, diadakan kajian rohani dengan tema “Sunnah-sunnah yang terlupakan”. Setiap anggota Divisi Spiritual Janissary Program 2020 akan bergilir untuk memberikan kajian dengan judul yang berbeda-beda. Selain memberikan kajian, mereka juga membuka diskusi terkait sunnah-sunnah yang terlupakan.

Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual mahasiswi Hubungan Internasional dan lebih dekat dengan al-Qur’an. Fiani juga berharap dengan terjalannya program ini, mahasiswi Hubungan Internasional mempunyai kebiasaan baru untuk mengkhatamkan al-Qur’an minimal 1 bulan sekali. Selain peningkatan kualitas spiritual, program Divisi Spiritual Janissary Program 2020 ditujukan untuk menambah pengetahuan agama melalui kajian rohani “Sunnah-sunnah yang terlupakan” . Sehingga mahasiswi Hubungan Internasional bisa mengamalkan amalan-amalan sunnah yang dilupakan menjadi suatu kebiasaaan.

Penulis: Publication of Janissary Program

2 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *