Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris melalui tes simulasi IELTS bersama Reinforcement Program

Latihan Simulasi IELTS

Pada Kamis (02/27) lalu, Cluster  reinforcement program mengadakan tes simulasi International English Learning Test System atau IELTS.  Latihan simulasi yang bertempat di ruang multimedia lantai 3 tersebut diadakan dalam rangka melatih kemampuan membaca (reading) maupun mendengar (listening) dalam bahasa inggris. Sekaligus menjadi informasi bagi para peserta mengenai sebeberapa jauh kompetensi mereka dalam berbahasa Inggris.

Acara ini dimulai dengan tes simulasi (reading) atau membaca mengenai artikel bahasa inggris. Dimana para peserta diberi waktu 20 menit untuk menjawab serangkaian pertanyaan yang berkaitan dengan artikel. Selanjutnya para peserta diberikan waktu sekitar 15 menit untuk istirahat sembari menikmati coffee breaking dan musik dalam bahasa inggris.  Para peserta pun bersama-sama  turut mennyanyikan lagu yang diputar oleh panitia, yang nantinya dapat memberikan stimulus terhadap pendengaran mereka ketika tes listening berlangsung.

Selanjutnya pada tes simulasi kedua  yaitu listening, para peserta dituntut untuk menjawab pertanyaan dan melengkapi kata-kata dengan mendengarkan percakapan audio. Tes listening sendiri tergolong lebih sulit ketimbang reading. Hal ini dikarenakan para peserta harus benar-benar fokus mendengarkan percakapan dari audio yang berlangsung cepat dan hanya diputar sekali. Disamping itu intonasi suara percakapan dari audio pun terkadang tidak dapat terdengar begitu jelas oleh peserta.

Pengenalan mengenai IELTS

IELTS sendiri  biasa digunakan untuk menguji kemampuan bahasa inggris mereka para calon pekerja maupun calon mahasiswa. Dimana tempat kerja maupun sekolah yang akan mereka tempati nanti menggunakan Bahasa Inggris dalam berkomunikasi. Tes IELTS tersedia di lebih dari 1600 lokasi di Dunia. Dimana diakui sebagai  tes Bahasa Inggris terpercaya oleh banyak Negara di Dunia

Terdapat dua bentuk tes, yang pertama adalah tes akademik  bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Sedangkan yang kedua adalah tes umum, yang diperuntukan bagi  para pekerja imigran di beberapa peruasahaan luar negeri. Tidak ada kriteria golongan maupun ras tertentu bagi yang ingin mengikuti tes ini. Bagi mereka yang mempunyai tekad kuat untuk belajar bahasa inggris dan menguasainya secara mendalam.

 by: Byan

10 comments

  1. Hmm it appears like your site ate my first comment (it was extremely long) so I guess I’ll just sum it up what I wrote and say, I’m thoroughly enjoying your blog. I too am an aspiring blog blogger but I’m still new to everything. Do you have any helpful hints for beginner blog writers? I’d certainly appreciate it.|

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *