New Normal UNIDA Gontor

Strategi Back to Normal Pendidikan UNIDA Gontor di Fase New Normal Pandemi

Kasus penyebaran Virus Corona atau yang lebih dikenal Dengan Covid-19 masih belum usai, bahkan jumlah pasien yang terinfeksi atau dinyatakan positif kian hari masih kian bertambah.  Seiring dengan berjalannya waktu, tidak sedikit sektor-sektor yang terkena dampak pandemi tersebut merasa kelimpungan menghadapinya. Akibatnya, hampir  dipastikan semua sektor mengalami penurunan pendapatan, pengurangan jam operasinya, bahkan dengan terpaksa merumahkan hingga mem-PHK beberapa karyawannya akibat tidak sanggup lagi membayar gaji mereka.

Di antara sektor-sektor yang paling terpukul akibat dampat Covid-19 ini adalah pariwisata, manufaktur, ekonomi, transportasi, sosial, pangan, kesehatan, dan pendidikan. Setiap instansi yang bersangkutan akhirnya dipaksa memutar otak untuk membuat extraordinary strategy agar mampu tetap bertahan di tengah situasi yang sulit ini.

Sektor Pendidikan

Sektor pendidikan misalnya, melalui Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim No. 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 dan new normal, mengintruksikan kepada setiap lembaga pendidikan untuk memberikan layanan pendidikan kepada seluruh peserta didik secara daring (dalam jaringan) atau secara online hingga waktu yang tidak ditentukan.

Tak hanya satuan pendidikan di bawah naungan Kemendikbud yang mengeluarkan kebijakan baru untuk beradaptasai dengan badai Covid-19, Kemenag juga melaksanakan hal yang senada pada fase new normal ini. Kementerian ini menginstruksikan lembaga pendidikan keagamaan berasrama seperti pesantren, maupun yang tanpa asrama untuk melaksanakan kegiatan pendidikannya secara offline dengan syarat memenuhi ketentuan-ketentuan yang dilampirkan sesuai protokol kesehatan. Menurut Menteri Agama, hal ini tentunya sudah menjadi kesepakatan dan sesuai dengan surat keputusan bersama Mendikbud, Menag, Menkes, dan Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di masa Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

Sesuai arahan dari Menteri Agama, seluruh lembaga pendidikan yang ingin melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya diharapkan untuk terus berkoordinasi dengan gugus tugas penanganan Covid-19 daerah masing-masing. Selain itu setiap lembaga pendidikan yang bersangkutan juga diwajibkan memenuhi syarat yang telah ditentukan, diantaranya: dengan membentuk gugus tugas percepatan penanganan Covid-19; memiliki fasilitas yang memenuhi protokol kesehatan; aman Covid-19 dengan dibuktikan dengan surat keterangan dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 atau pemerintah daerah setempat, dan juga pimpinan, pengelola, pendidik, dan peserta didik dipastikan dalam kondisi sehat, dengan dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari fasilitas pelayanan kesehatan setempat.

UNIDA Gontor bersiap

Hal tersebut direspon dengan keyakinan penuh oleh kampus pesantren, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. UNIDA Gontor telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh dan matang dalam upaya penyambutan kedatangan mahasiswa baru serta kembalinya para mahasiswa lama ke kampus. Hal ini tentunya guna memastikan para mahasiswanya kembali dengan keadaan sehat dan terhindar dari wabah Covid-19.

Penyambutan Mahasiswa Baru UNIDA Gontor
Penyambutan Mahasiswa Baru UNIDA Gontor

Berbagai upaya telah dilakukan oleh UNIDA Gontor, mulai dari memastikan regulasi keberangkatan dari daerah masing-masing yang dibantu oleh IKPM perwakilan daerah, hingga pembentukan gugus tugas penanganan covid-19 untuk memastikan kedatangan meraka berjalan dengan baik dan terorganisir.

Di antara upaya tersebut yaitu para panitia gugus tugas yang telah dibentuk melakukan pengecekan suhu badan, surat-surat kesehatan yang perlu diserahkan, hingga mensterilkan pakaian dan barang-barang bawaan mahasiswa sesuai anjuran protokol kesehatan yang dilaksanakan di masing-masing posko yang telah ditetapkan. Bahkan, para mahasiswa juga diperintahkan untuk mengisolasi diri selama 14 hari seusai kedatangan mereka, hingga pada akhirnya bisa kembali mengikuti perkuliahan secara offline dengan baik.

Kampus Tangguh Semeru UNIDA Gontor
Kampus Tangguh Semeru UNIDA Gontor
kampus tangguh semeru

Sikap responsif dan antisipatif yang ditunjukkan UNIDA Gontor dalam hal menyambut kedatangan para mahasiswanya ini banyak menuai pujian. Salah satunya adalah dengan dinobatkannya UNIDA Gontor sebagai Kampus Tangguh Semeru dengan ditandai peresmian oleh Pemerintah Daerah Ponorogo beserta jajarannya bersama civitas akademika UNIDA Gontor di Kampus Siman. Tentunya melalui penobatan tersebut, dapat dipastikan bahwa kampus ini menjadi salah satu Perguruan Tinggi Pesantren yang dipercayai dan ditaruh harap mampu menjalankan sistem Kurikulum Pendidikan dengan normal di tengah situasi pandemi Covid-19.

Dikutip dari pesan Rektor UNIDA Gontor, Prof. DR. Amal Fathullah Zarkasyi, MA pada Upacara Pembukaan Tahun Ajaran Baru 2020/2021 di Depan Gedung Utama (23/06/2020), dalam kesimpulannya beliau merasa berterima kasih kepada para mahasiswa yang telah kembali ke kampus pesantren dengan tetap mematuhi Protap Kesehatan yang telah ditentukan oleh pihak kampus. Selain itu, beliau juga sangat memaklumi dengan adanya beberapa mahasiswa dari sebagian daerah dan Luar Negeri yang masih belum bisa hadir dan berkumpul kembali bersama-sama ke kampus, dengan alasan seperti bandara-bandara yang masih ditutup  dan pembatasan alternatif transportasi lain oleh daerah masing-masing. Namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan dan menjadi alasan bagi para mahasiswa yang masih berada di luar kampus untuk tidak mengikuti serangkaian kegiatan perkuliahan, karena UNIDA Gontor telah memastikan kuliah daring sebagai alternatif selanjutnya.

Kampus Tangguh UNIDA Gontor
Kampus Tangguh UNIDA Gontor

Dalam taujihad-nya pula, Rektor UNIDA Gontor juga menghimbau kepada seluruh jajaran dosen dan mahasiswanya untuk tetap menjaga kualitas pembelajaran meskipun dalam situasi pandemi dan new normal seperti ini. Menurut beliau, dengan situasi seperti ini bukanlah menjadi alasan bagi seluruh akademisi untuk bermalas-malasan dalam melaksanakan budaya pembelajaran. Namun sebaliknya, beliau mewanti-wanti kepada semuanya untuk memanfaatkan situasi pandemi ini jeli, dengan terus meningkatkan kegiatan-kegiatan positif dan menjaga hati masing-masing untuk tetap semangat dalam menuntut imu serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Universitas Darussalam Gontor, The Fountain Of Wisdom.

Pen: Ragil Tri Sambodo

Ed: Wildi

 

 

16 thoughts on “Strategi Back to Normal Pendidikan UNIDA Gontor di Fase New Normal Pandemi”

  1. Ping-balik: rc489xtmji89sm9r4xs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *