Para Pelajar Amerika Diajak Santap Malam dengan Tajammu’

Sebagai upaya memberikan pelayanan maksimal kepada 22 pelajar Amerika dalam School for International Training (SIT), tentunya panitia yang terdiri dari para mahasiswa lintas jurusan UNIDA Gontor ingin memberikan kesan yang tak terlupakan. Salah satu hal menarik dalam memberi kesan baik tersebut adalah dengan mengajak para peserta SIT untuk bersantap malam bersama dengan tajammu’.

Tajammu’ merupakan sebuah tradisi makan ala santri tidak ditemui ditempat lainnya. Biasanya, para santri hanya membutuhkan beberapa lembar kertas atau daun pisang untuk dijadikan alas makanan. Cara memakan hidangannya pun juga sangat khas, yakni menggunakan tangan alias tanpa bantuan sendok dan garpu.

Pelajar SIT bertajammu'
Pelajar SIT bertajammu’

Inilah yang coba disuguhkan atau diperkenalkan UNIDA Gontor dengan identitas kepesantrenannya dalam menjamu makan malam para peserta SIT tersebut. Para peserta diajarkan bagaimana hidup ala pesantren dengan nilai kesederhaan yang tinggi, pastinya suatu hal yang tidak akan pernah mereka temui di negeri Paman Sam.

SIT Unida Gontor
SIT Unida Gontor

Meskipun awalnya terlihat sedikit canggung, namun setelah beberapa saat para pelajar Amerika tersebut mulai mahir memainkan jarinya dalam menjumput nasi, tanpa sendok. Mereka pun pada akhirnya nampak begitu menikmati jamuan makan malam tersebut, dengan alas daun pisang dan nasi di atasnya yang berpadu dengan tempe, tahu, telur setengah matang, dan sayur mayur.

International Symposium

Setelah selesai makan malam ala santri (tajammu’), kegiatan dilanjutkan dengan International Symposium. Kegiatan ini  bertemakan “Critical Global Issues” yang bertempat di Hall Utama lantai 4. Dua orang perwakilan dari peserta SIT dan juga seorang mahasiswa dari UNIDA Gontor diminta untuk menyampaikan makalahnya dihadapan para mahasiswa dan segenap civitas akademika sebagai bentuk upaya dalam memahami lebih jauh isu-isu global yang sering diperbincangkan.

Dalam sambutannya, Rektor UNIDA Gontor merasa senang dengan kehadiran para peserta Delegasi SIT di kampus Darussalam Gontor. Menurut beliau kegiatan semacam ini menjadi suatu kegiatan yang berharga bagi UNIDA Gontor.  Ini sebagai bentuk edukasi untuk salin bertukar pikiran dan juga pengalaman. Dan yang lebih jauh antara keduanya, terlebih dengan tema yang dibawakan pada malam symposium tersebut begitu menarik untuk dibicarakan.

Masih dari pidato beliau. Acara ini tentunya juga menjadi suatu keberuntungan bagi para delegasi SIT untuk mengenal lebih jauh kehidupan Kepondokmodernan. Dengan filosofi Islam sebagai dasar keyakinannya. “Sejujurnya kami sangat mengharapkan kedatangan kalian kemari, karena kami dapat belajar lebih banyak tentang bahasa inggris, dan budaya kalian,”. ujar Beliau.  “Sebaliknya kalian juga butuh kami dalam mempelajari lebih dalam budaya islam moderat di sini”, imbuh beliau dihadapan para peserta symposium.

Diskusi Bersama Peserta SIT “Critical Global Issues”

Dalam kesempatan kali ini, salah satu mahasiswa hubungan Internasional UNIDA Gontor, Ahmad Rivaldo, berkesempatan untuk mengisi salah satu materi bersama dua teman dari SIT yaitu Marcus Blumenfeld dari Occidental College,USA dan Kelly Sandoval dari University Of Redland, USA. Menurut mereka banyak sekali isu-isu global yang saat perlu menjadi perhatian bersama untuk terus didiskusikan. Ini adalah sebagai upaya pembentukan solusi, seperti isu lingkungan, politik, sosial bahkan isu agama yang saat ini masih hangat diperbincangkan.

SIT Unida Gontor
SIT Unida Gontor

Dalam sambutan lain, Director SIT (School For International Training) Abroad to Indonesia- Ibu Ni Wayan Ariati Pasek, Phd, merasa senang dengan sambutan yang diberikan Universitas Darussalam Gontor kepada para peserta SIT. Beliau berharap kerja sama yang baik antara SIT dengan UNIDA Gontor dapat terus terjalin hingga waktu yang akan datang.

“Saya merasa berterima kasih kepada Prof. Amal dan UNIDA Gontor yang telah mengizinkan kami untuk mempelajari lebih dalam nilai-nilai kepesantrenan dan juga moderate Islam seperti yang Prof. Amal sampaikan,” ujar Ibu Ary.

Symposium Internasional tersebut berlangsung cukup meriah. Ini ditandai dengan begitu antusiasnya para audience dalam mengutarakan pendapat maupun pertanyaannya kepada keynote speaker. Kegiatan pada malam itu berakhir pada pukul 22.30 WIB dan ditutup dengan sesi perfotoan bersama.

 

18 thoughts on “Para Pelajar Amerika Diajak Santap Malam dengan Tajammu’”

  1. Ping-balik: real money casino
  2. Ping-balik: viagra prescription
  3. Ping-balik: online gambling
  4. Ping-balik: levitra price
  5. Ping-balik: levitra canada
  6. Ping-balik: levitra 10mg
  7. Ping-balik: Get cialis
  8. Ping-balik: cialis 20 mg
  9. Ping-balik: new ed pills
  10. Ping-balik: sildenafil generic
  11. Online gambling website Is a betting game channel, Vegus168 is a betting channel for those players who like to gamble Helping the gambler to gamble the full way he wants This website is different from general websites.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *