Wisdom Speech HI UNIDA

Wisdom Speech dengan Mantan Duta Besar RI untuk Sudan, H.E. Drs. H. Burhanuddin Badruzzaman

Sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim, kemudian sama-sama memiliki ‘pengalaman’ dalam merasakan sakitnya dijajah oleh kolonialisme dan imperialisme asing, ditambah lagi riuh-rendah pasang surut ekonomi ditengah politik globalisasi yang didominasi negara-negara ‘the north’, nampaknya Sudan dan Indonesia dapat saling belajar satu sama lain dari pahit getir dan asam-manis pengalaman kedua negara.

Negara yang berbatasan dengan Mesir dan Etiopia ini belum lama berganti pemimpin yang telah lama bertahta. Negara tersebut tak lepas juga dari dera isu opresi terhadap minoritas, genosida, embargo ekonomi, dan mungkin yang paling menyakitkan adalah kehilangan wilayah kaya sumber minyak di tahun 2011 sehingga muncul negara baru, South Sudan. Scramble for Africa yg dahulu terjadi di era kolonialisme seolah terulang di era globalisasi bagi Sudan. Perih!

Ada kemiripan kasus dengan Indonesia dari segelintir Dinamika Politik Ekonomi Sudan yang telah termaktub di atas. Berdasarkan hal tersebut, pastinya pandangan dan pengalaman dari Bapak Mantan Dubes RI untuk Sudan dan Eritrea, H.E. Drs. Burhanuddin Badruzzaman, akan sangat menarik untuk disimak.

baca juga:

Unida dan Perannya dalam Diplomasi Budaya

Pelajaran-pelajaran yang bisa dipetik oleh Indonesia dari Dinamika Politik dan Ekonomi Sudan diramu dalam sebuah acara yang akan ditaja oleh Program Studi Hubungan Internasional dan Himpinan Mahasiswa Prodi (HMP) Hubungan Internasional dalam Wisdom Speech 2020 – Sudan Diplomacy Updates pada hari Senin, 3 Februari 2020 di Hall Lantai 4 UNIDA Gontor pukul 08.30-12.30.

Bapak mantan Duta Besar RI untuk Sudan akan mengupas hal-hal di atas dan menyajikannya dalam acara tersebut yang tentunya terbuka untuk masyarakat umum. Pandangan langsung dari real-life experience beliau tentu akan sangat berharga. Bagi yang ingin mendaftar, silahkan hubungi ketua panitia acara di bawah ini,

SdrAttaya wa:+62 859-2223-1949 atau SdrFiryan wa:+62 812-1788-0543

Kata orang, Be there or Be Square. Ya, kami setuju dengan ungkapan itu!

Pen: Belly Rahmon

Ed: Wildi Adila

Berita terkait:

Mahasiswi HI UNIDA Gontor Ikuti Simulasi Sidang PBB

Mengenal Lebih Dekat Abu Bakar Ash-Shiddiq, Sang Diplomat Teladan

2 thoughts on “Wisdom Speech dengan Mantan Duta Besar RI untuk Sudan, H.E. Drs. H. Burhanuddin Badruzzaman”

  1. Great to end up going to your weblog once more, it has been a very long time for me. Pleasantly this article I’ve been sat tight for so long. I will require this post to add up to my task in the school, and it has identical subject together with your review. Much appreciated, great offer.

    Visit here to my web:: 토토사이트추천

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *