30 Tahun Berkuasanya Kaisar Pendobrak Perdamaian

Jepang yang kita kenal sebagai negara perpaduan modernitas dan tradisonal tidak lepas dari pengaruh besar sang kaisar Akihito yang mulai berkuasa di negara tersebut tepat minggu ini selama 30 tahun. Lantas, seperti apa kiprah mantan orang nomor satu Jepang tersebut?

Biografi Kaisar Jepang Akihito

Akihito  (明仁) (lahir 23 Desember 1933; umur 86 tahun) adalah Kaisar Jepang ke-125 yang mulai berkuasa pada 7 Januari 1989,  menggantikan ayahnya Kaisar Showa hingga 30 April 2019.

Ia dinobatkan sebagai kaisar pada 12 November 1990 dan pemerintahannya dinamakan dengan zaman Heisei (平成) yang berarti “mencapai perdamaian” atau “perdamaian di mana pun”.

Pemerintahan Jepang pada masa pemerintahan Kaisar Akihito sedikit berbeda dengan zaman ayahnya dimana kaisar memegang kekuatan lebih dalam pemerintahan.

Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko (gambar: GETTY)
Perubahan Posisi Kaisar zaman Akihito

Di zaman Akihito, kaisar kembali menjadi simbol kedaulatan negara dengan Perdana Menteri menjadi pelaksana pemerintahan atas nama kekaisaran.

Kaisar Akihito dikenal banyak mendobrak tradisi kerajaan dan mendapat banyak kritik dari orang-orang tradisionalis Jepang. Akan tetapi, sikap kaisar Akihito ini berhasil mendekatkannya dengan rakyat Negeri Matahari Terbit itu.

Akihito, Sang Pendobrak Zaman Modern Jepang

Kaisar Akihito adalah kaisar pertama yang turun takhta sepanjang dua abad sejarah kekaisaran Negara Sakura tersebut. Sebelumnya, seorang kaisar baru akan diganti ketika kaisar tersebut meinggal dunia. Kaisar Akihito memutuskan turun takhta karena alasan kesehatan dan faktor usia. Ia lalu digantikan oleh anaknya sendiri yang naik takhta pada 1 Mei 2019.

Kunjungi juga: Pesta Demokrasi Prodi Hubungan Internasional UNIDA Gontor

Selama pemerintahannya, Kaisar Akihito dikenal sebagai sosok kaisar yang berbeda. Kaisar Akihito ingin melepaskan citra kepemimpinan sang ayah, yang merupakan penggagas agresi Jepang di Asia pada paruh Abad ke-20. Kaisar Akihito juga tercatat berulang kali melanggar prosedur kerajaan karena ingin lebih dekat dengan rakyatnya.

Akihito, Kaisar Jepang yang Doyan ‘Meminta Maaf

Kaisar  Akihito berulang kali meminta maaf atas tindakan negaranya selama masa Perang Dunia ke-II. Hal ini juga disampaikan Kaisar Akihito pada sesi kunjungan Kaisar Akihito ke Korea selatan. Ia menunjukkan penyesalan mendalam atas penderitaan rakyat Korea selama Perang. Ia juga merupakan Kaisar pertama sepanjang sejarah negara yang menikahi Permaisuri Michiko yang berasal dari kalangan rakyat biasa.

Mei 1990, Kaisar Akihito bersama Presidek Korea Selatan Roh Tae Woo di Istana Kekaisaran Tokyo (foto: Kyodo News)

Akihito juga tercatat menjadi kaisar pertama yang muncul di televisi, sesuatu yang jarang dilakukan, menyusul tanggapannya terhadap bencana gempa bumi dan Tsunami pada 2011 yang memakan lebih dari 18.500 korban jiwa. Dalam pidatonya, ia berdoa untuk keselamatan orang sebanya-banyaknya.

Kaisar Akihito Bersama Pengungsi Gempa 2016 (Foto: Mainichi)

Pengaruh Kaisar Akihito Terhadap Iklim Dunia Internasional

Kaisar Akihito dikenal sebagai orang yang paling berpengaruh terhadap perdamaian di negara yang kalah pada perang Dunia ke-II. Kaisar Akihito menjadi Duta Besar tidak resmi Jepang dengan mengunjungi negara bekas jajahan Jepang selama masa Perang Dunia ke-II.

Ia juga berhasil mengembalikan citra baik Negara Jepang di mata masyarakat global. Citra Hubungan Internasional yang kembali baik di mata global menjadi kunci kemajuan pesat jepang dalam berbagai sektor.

Pada dasarnya, negara kalah perang akan mengalami kemunduran hebat pasca perang. Akan tetapi dengan manuver politik yang dilakukan Kaisar Akihito, Jepang berhasil memanfaatkan potensi pasar global untuk kemajuan ekonominya.

Kemajuan ekonomi tersebut lebih luas dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk membangun kembali negara Jepang hingga menjadi negara yang kita kenal dengan konsep perpaduan modern dan tradisional.

(Sumber: bbc.com, matamatapolitik.comkunaichi.go.jp)

Penulis : Madani HI/6

Ed: Wildi

52 thoughts on “30 Tahun Berkuasanya Kaisar Pendobrak Perdamaian”

  1. Great to end up going to your weblog once more, it has been a very long time for me. Pleasantly this article I’ve been sat tight for so long. I will require this post to add up to my task in the school, and it has identical subject together with your review. Much appreciated, great offer.

    Visit here to my web:: 토토사이트추천

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *