DIPLOFEST, AJANG MENYELAMI DIPLOMASI DI KOTA LUMPIA, SEMARANG

DIPLOFEST

Salam diplomasi! DiploFest (Diplomacy Festival) kembali diselenggarakan untuk yang ke enam kalinya dan UNIDA Gontor kali ini mengirimkan 10 delegasinya. Acara rutin Kementerian Luar Negeri Indonesia kali ini diadakan di kota yang biasa dijuluki dengan Venetie van Java yaitu Semarang, Jawa Timur. DiploFest digelar dengan menghadirkan dua kegiatan, yaitu Public Lecture dan festival.

Dalam sesi Public Lecture para pelajar dan mahasiswa dapat mendengarkan secara langsung talkshow yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Ibu Retno L.P Marsudi di Auditorium Prof. Soedarto, Universitas Diponegoro, Tembalang pada Jumat (30/08) pukul 09.00 – 11.00 WIB.

Pada hari yang sama, diadakan juga festival diplomasi yang bertempat di Lapangan Simpang Lima Semarang. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari simulasi sidang PBB, Talking Points, Talkshow, Protokol 101, Edufair, simulasi IELTS/TOEFL serta Friend of Indonesia di malam harinya.

Tujuan

Acara DiploFest yang bertema “Meningkatkan Minat Anak Muda Terhadap Politik Luar Negeri” ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat para generasi muda terhadap isu-isu diplomasi dan kebijakan luar negeri. Tidak hanya itu, acara ini juga dapat meleburkan batas yang ada di masyarakat. Khususunya pelajaran bagi anak muda mengenai hal-hal apa ‎saja yang dilakukan dan dikerjakan oleh para diplomat. ‎

DiploFest di Semarang ini berhasil menarik minat lebih dari 20 ribu peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswi. Dalam festival yang diadakan Kementerian Luar Negeri Indonesia ini, pengunjung dapat menyelami ranah diplomasi secara langsung pada setiap stan yang tersedia.

Peran peserta juga dapat bertanya secara langsung mengenai diplomasi dan berbagai kebijakan kepada para diplomat. Mereka juga dapat bernegosiasi dengan wakil negara lain dalam sidang bilateral dan berlatih berbicara di depan publik dalam kegiatan Talking Points.

Edu Points

DiploFest juga mengadakan permainan, guna mengasah pengetahuan pengunjung seputar ASEAN, kerjasama Indonesia dan hal-hal yang menyangkut kerjasama luar negeri. Festival diplomasi juga menyediakan area EduFair. Dimana para pengunjung dapat mengunjungi berbagai stand yang menawarkan program beasiswa hingga lowongan kerja di organisasi internasional.

Dengan hadirnya acara seperti ini, diharapkan para mahasiswa dapat lebih ikut andil dalam diplomasi Indonesia di masa mendatang. Selain itu, mereka juga dapat belajar menganalisa dan menemukan solusi dari permasalahan-permasalahan global sehingga mereka dapat terus berpartisipasi aktif dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Tidak hanya untuk kalangan mahasiswa, DiploFest yang digelar Kementerian Luar Negeri ini merupakan upaya untuk memberikan bantuan dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat luas terutama memberikan pemahaman bahwa kepentingan setiap individu akan selalu menjadi pertimbangan dalam merumuskan ide diplomasi Indonesia di kancah internasional, seperti halnya keberpihakan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.

Demi membumikan diplomasi, DiploFest sengaja dijadikan sebgagai agenda rutin. Harapannya,  kegiatan ini dapat menjadi penyalur aspirasi generasi millenial terhadap arah polugri Indonesia sehingga kepentingan masyarakat luas dapat terus diperjuangkan.

Dina Wahyuni, salah satu delegasi HI UNIDA mengaku bahwa DiploFest mampu memberikan kecerahan dan membuka literasi pemikiran tidak hanya bagi kaum intelektual namun juga bagi masyarakat pada umumnya. Tidak hanya itu, mereka juga mendapat kesempatan untuk mencoba bagaimana rasanya menjadi perwakilan Indonesia dalam sidang PBB.

Adapun hal yang makin membuat DiploFest ini semakin meriah dikarenakan banyaknya permainan lengkap dengan hadiah yang dibagikan secara cuma-cuma oleh Kemlu Indonesia demi mengasah soft skill para pengunjung untuk lebih mudah mendalami diplomasi Indonesia.

Disinilah Dina bercerita, bukan tanpa alasan ia dan kawan-kawan mengikuti kegiatan ini. Selain diskusi secara langsung bersama Menlu RI dan diplomat negara sahabat, DiploFest juga menghadirkan berbagai booth yang menawarkan edukasi tentang bagaimana simulasi IELTS/ TOEFL, bagaimana kiat-kita mendapat beasiswa dan berbagai pekerjaan menarik. (Darmelia/HI3)

1 Feedback on “DIPLOFEST, AJANG MENYELAMI DIPLOMASI DI KOTA LUMPIA, SEMARANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *