Implementasi Tabungan Kurban Sejak Dini

‘Idul Adha menyadarkan umat muslim bahwa semua yang di dunia ini milik Allah. Harta, kelurga dan sebagainya hanya milik Allah. Pada suatu haru Ibrahim berkata, “kepunyaan Allah, tapi kini masih milikku. Sewaktu-waktu bila Allah menghendaki, aku serahkan semuanya. Jangankan Cuma ternak, bila Allah meminta anak kesayanganku Ismail, niscaya akan aku serahkan juga.” Kata ini terucap ketika menjawab pertanyaan seseorang tentang ternaknya yang banyak. Manusia diharuskan melaksanakan haji dan qurban agar ingat bahwa hartanya yang digunakan itu untuk lebih mendekatkan diri padanya, yang dimana umat Islam diberi cobaan dengan mengorbankan hartanya untuk beribadah. Seperti sebuah ujian, umat muslim akan lulus jika ia dengan ikhlas menggunakannya untuk ibadah haji atau mau menggunakannya untuk ber-udhiyah (menyembelih hewan), baik itu berupa sapi, kerbau, maupun kambing.

Di zaman yang modern ini, ada baik nya kita mengajarkan diri kita untuk menabung untuk bekal masa depan yang cerah. Tanpa terkecuali tabungan qurban. Menabung tidak harus menunggu dewasa untuk paham apa itu tabungan. Akan tetapi, menabung bisa kita mulai dari kecil yang tidak tau apa-apa. Dengan kata lain, menabung dapat berpengaruh positif terhadap orang yang bersangkutan. Tulisan ini akan membahas pertama, manfaat dari penerapan tabungan qurban pada si kecil. Dan kedua, manfaat spiritual dan ketiga, manfaat social yang dimilikinya; diikuti oleh kesimpulan yang beralasan.

Memperkenalkan ber kepada si kecil memiliki pengaruh besar dalam pembentukan jiwa si kecil. Tabungan qurban yang kita terapkan dapat melatih gemar bersedekah sejak dini. Dimulai dari sebuah ajakan dan berkelanjutan menjadi kebiasaan. Melihat dari psikologi anak, bahwa mereka dimulai dari ajakan menjadi kebiasaan dan berakhir dengan mengajak lainnya. Hal kecil seperti menyisakan uang jajan untuk tabungan qurban. Hal ini telah diterapkan oleh tujuh anak asal batam. Mereka menabung setiap hari sejumlah 10 ribu, dan pada tahun ini mereka dapat ber seekor sapi sedang dari hasil tabungan yang mereka kumpulkan. Dari contoh kecil ini kita dapat melihat bahwa anak kecil lebih suka dengan sebuah ajakan yang berakhir dengan sebuah hasil yang dicapai.

Selain melatih gemar bersedekah, tabungan qurban juga mengajarkan si kecil tentang pengetahuan agama Islam seperti kisah-kisah para nabi dan kuasa Allah SWT. Hal ini juga berdampak positif dalam melatih si kecil untuk terjun dan berinteraksi dalam ranah masyarakat, dikarenakan tabungan tersebut mengandung salah satu nilai kemanusiaan yaitu saling tolong menolong antar sesama. Dalam masa pertumbuhan si kecil, kita butuh menanamkan hal yang bersifat positif, karena apa yang didengar, dilihat, yang dilakukan oleh orang yang hidup di sekitar mereka merekam dan mempraktekkannya. Ini sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan sifat si kecil yang memicu kepada masa depannya. Kita dapat mengajarkan seperti berkeliling dan membagikan sebagian harta kepada yang membutuhkan. Dan ini sangat jelas dapat dilakukan si kecil di kemudian hari, karena ia telah memahami “apabila ada rezeki lebih maka, berbagilah. Karena semua itu milik Allah.”

Maka, tabungan qurban memiliki banyak manfaat pada si kecil dari aspek psikologis, spiritual, dan social. Maka, marilah kita ajak mereka untuk bersedekah sejak dini, meskipun melalui metode tabungan akhirat yang mudah ini dikarenakan, sebuah harta hanya sebuah pegangan, tapi pegangan hidup tidak hanya berpacu pada harta. Jadi, momentum Idul Adha membuat kita dapat merelakan sebagian harta dan menciptakan sebuah harta itu menjadi pahala atau pembentukan sebuah ketakwaan. [Bestari-HI3 Mantingan/Ed.Wildi]

15 Feedbacks on “Implementasi Tabungan Kurban Sejak Dini”

  1. Hi! I know this is kind of off topic but I was
    wondering if you knew where I could find a captcha plugin for my comment form?
    I’m using the same blog platform as yours and I’m having difficulty finding one?
    Thanks a lot!

  2. With havin so much content do you ever run into any issues
    of plagorism or copyright violation? My website has a lot of exclusive content I’ve either authored
    myself or outsourced but it looks like a lot of it is popping
    it up all over the web without my agreement. Do you know any techniques to help protect against content from being stolen? I’d really appreciate it.

  3. Howdy would you mind stating which blog platform you’re using?

    I’m looking to start my own blog in the near future
    but I’m having a difficult time choosing between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal.

    The reason I ask is because your layout seems different then most blogs and
    I’m looking for something completely unique.
    P.S Sorry for being off-topic but I had to ask!

  4. Very good blog! Do you have any tips for aspiring writers?
    I’m planning to start my own site soon but I’m a little
    lost on everything. Would you suggest starting with a free platform like
    Wordpress or go for a paid option? There are so many options
    out there that I’m completely confused .. Any tips? Thank you!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *